Makassar Biennale 2017 | Berita
213
archive,paged,category,category-berita,category-213,paged-2,category-paged-2,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12,vc_responsive

Berita

“The now global white cube certainly should not be supplanted by another model that will become the biennial standard […] the future of biennials is to be found in a sensitivity to how the coincidence of works of art and other conditions (temporal, geographic, historic,...

Tulisan ini adalah pengantar kuratorial Makassar Biennale 2015: Trajectory. Kurator Makassar Biennale saat itu, Bpk. Suwarno Wisetrotomo, dibantu tim kuratorial mencoba menyusun linimasa senirupa Makassar, sebuah pekerjaan yang hingga hari ini masih belum terselesaikan. Menyambut Makassar Biennale#2 - 2017, tulisan ini menjadi kilas balik yang penting dalam lintasan sejarah...

Peluncuran buku The Voyage to Marege', kerjasama Konjen Australia, Penerbit Ininnawa, Makassar Biennale, Kampung Buku dan Tuan Tanahindie. Peluncuran buku ini sekaligus pembuka rangkaian pre-event Makassar Biennale 2017. Dalam diskusi panjang persiapan Makassar Biennale#2, seni rupa yang beririsan dengan dunia maritim akan menjadi titik penting...