Makassar Biennale 2019 | Goethe Institut-Makassar Biennale Gelar Workshop Museum
16069
post-template-default,single,single-post,postid-16069,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12,vc_responsive
 

Goethe Institut-Makassar Biennale Gelar Workshop Museum

Bercerita di Museum – Storytelling in Museums

Panggilan Terbuka untuk Partisipasi – Open Call for Participation

Gratis – Free

Sebagai lanjutan dari program “Transitioning Museums in Southeast Asia 2017”, Goethe-Institut Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Makassar Biennale, mengundang hingga 30 peserta untuk belajar dan bertukar pikiran secara langsung dengan ahli museum dari Jerman, Selandia Baru, dan Indonesia dalam bentuk Lokakarya Kuratorial, Storytelling at Museum yang akan berlangsung selama 5 hari: mulai 29 Juli-2 Agustus 2019 di Museum Kota Makassar.

Proyek  “Transitioning Museums in Southeast Asia 2017” dimulai dengan penelitian lapangan dan serangkaian diskusi dengan berbagai ahli dan praktisi yang aktif terlibat dalam museum di skena Asia Tenggara dan Jerman. Proyek ini kemudian dibawa kembali ke Indonesia dengan berfokus pada topik yang lebih relevan dan mendesak untuk  museum di Indonesia: bagaimana mengembangkan strategi konten yang menarik, relevan dan praktis di museum untuk komunitas yang berbeda dan masyarakat luas dengan difasilitasi oleh Annisa M Gultom bersama ahli museum Paul Spies (Jerman), Puawai Cairns (Selandia Baru), dan Yayasan Makassar Biennale.

Lebih lanjut link pendaftaran di: https://bit.ly/2FypBfs

More here: https://bit.ly/2usYRXy

No Comments

Post A Comment